Provinsi Gorontalo - Di tengah upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Gorontalo masih menghadapi berbagai tantangan. Mulai dari ketepatan sasaran penerima, pengelolaan anggaran, hingga konsistensi pelaksanaan di lapangan menjadi perhatian serius, mengingat program ini menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak dan keluarga prasejahtera.
Seiring meningkatnya ekspektasi publik terhadap program pemerintah, MBG dituntut tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga mampu menghadirkan tata kelola yang transparan dan akuntabel. Keberhasilan program ini tidak semata diukur dari jumlah penyaluran, melainkan juga dari sejauh mana manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat secara merata dan berkelanjutan.
Merespons kondisi tersebut, Kareg, Wakareg, serta para Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Provinsi Gorontalo melaksanakan kunjungan koordinasi ke Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Gorontalo. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam pengawasan dan pengelolaan Program MBG agar lebih efektif dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Gorontalo, Mohamad Riyanto, didampingi oleh Koordinator Pengawasan Bidang Instansi Pemerintah Pusat (Korwas IPP), Masrukhi, bersama tim, memberikan berbagai masukan strategis. Di antaranya terkait penguatan sistem pengawasan, peningkatan akuntabilitas pengelolaan anggaran, serta penerapan sistem pengendalian intern yang efektif dan terukur.
Pendampingan dari BPKP ini diharapkan mampu meminimalkan potensi risiko dalam pelaksanaan program, sekaligus memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya preventif untuk menghindari terjadinya penyimpangan yang dapat merugikan masyarakat.
Dengan adanya koordinasi ini, pelaksanaan MBG di Provinsi Gorontalo diharapkan dapat berjalan lebih optimal, transparan, dan tepat sasaran. Dampak positifnya tidak hanya dirasakan dalam peningkatan asupan gizi masyarakat, tetapi juga dalam tumbuhnya kepercayaan publik terhadap program-program pemerintah.
Ke depan, peran aktif masyarakat juga menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program ini. Partisipasi dalam bentuk pengawasan, pemberian umpan balik, serta pemanfaatan program secara bijak diharapkan dapat memperkuat implementasi MBG di lapangan.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, aparat pengawasan, dan masyarakat, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan tidak hanya menjadi program bantuan semata, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam mewujudkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik di Provinsi Gorontalo.







Komentar
Tuliskan Komentar Anda!