Provinsi Gorontalo - Menyikapi informasi yang beredar di media sosial terkait temuan dalan inspeksi mendadak (sidak) oleh satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Gorontalo pada Tanggal 8 April 2026, Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Gorontalo menyampaikan klarifikasi resmi atas kejadian di SPPG Pentadio Barat dan SPPG Luhu Telaga.
Sidak tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, selaku Ketua Satgas MBG Provinsi Gorontalo, sebagai bagian dari upaya pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG di lapangan.
Kepala SPPG Pentadio Barat, Anjani Eka, menyampaikan bahwa kejadian serupa merupakan yang pertama kali terjadi di SPPG tersebut. “Peristiwa ini terjadi karena relawan di lapangan berpacu dengan waktu sehingga terjadi kelalaian dalam penerapan SOP, termasuk dalam pengawasan oleh ahli gizi. Atas kejadian ini, kami telah mengambil langkah dengan tidak melanjutkan kerja sama dengan tenaga ahli gizi yang bertugas saat itu,” ungkap Anjani.
Sementara itu, Kepala SPPG Luhu Telaga, Novia Mangewa, menjelaskan bahwa kejadian yang menjadi sorotan terjadi sekitar pukul 04.30 WITA, pada saat proses pemorsian belum dimulai dan masih dalam tahap persiapan awal.
“Pada saat itu, tim berupaya mengantisipasi keterlambatan distribusi, sehingga mengambil langkah cepat di lapangan. Namun kami menyadari bahwa tindakan tersebut tidak sepenuhnya sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku,” jelas Novia.
Ia juga menambahkan bahwa pengawasan dari tenaga ahli gizi pada saat kejadian tidak berjalan optimal. Sebagai bentuk tanggung jawab, pihaknya telah mengambil langkah tegas dengan memberikan sanksi berupa Surat Peringatan (SP) 2 kepada Asisten Lapangan, tim pemorsian, tim pengolahan, serta petugas keamanan. Selain itu, dilakukan pula evaluasi internal termasuk pergantian tenaga ahli gizi.
Menindaklanjuti temuan tersebut, BGN Regional Gorontalo menunjukkan komitmen dan ketegasan dengan memberikan teguran tertulis kepada Kepala SPPG serta mitra/yayasan terkait di kedua SPPG tersebut sebagai bentuk pembinaan dan penegakan disiplin terhadap pelaksanaan standar yang telah ditetapkan.
BGN Regional Gorontalo menegaskan bahwa seluruh temuan dalam sidak tersebut menjadi bahan evaluasi serius guna memperbaiki sistem kerja di lapangan, khususnya dalam memastikan kepatuhan terhadap SOP, standar higienitas, serta keamanan pangan.
“BGN Regional Gorontalo berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan dan pembinaan di seluruh SPPG, sehingga pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan serta memberikan manfaat optimal bagi Masyarakat”.
BGN Regional Gorontalo juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pengawasan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Satgas MBG, sebagai bentuk sinergi dalam menjaga kualitas dan akuntabilitas program.
Masyarakat diimbau untuk tetap bijak dalam menyikapi informasi yang beredar serta memberikan kepercayaan kepada pihak terkait yang terus melakukan pembenahan demi keberlangsungan dan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis di Provinsi Gorontalo.









Komentar
Tuliskan Komentar Anda!