BGN Regional Gorontalo Gelar Focus Group Discussion (FGD) Akuntan dan Ahli Gizi SPPG Tahun 2026 untuk Perkuat Tata Kelola dan Kualitas Layanan Program MBG

BGN Regional Gorontalo Gelar Focus Group Discussion (FGD) Akuntan dan Ahli Gizi SPPG Tahun 2026 untuk Perkuat Tata Kelola dan Kualitas Layanan Program MBG

Gorontalo – Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Gorontalo menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Akuntan dan Ahli Gizi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Se-Provinsi Gorontalo Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat tata kelola administrasi, akuntabilitas keuangan, serta peningkatan mutu pelayanan gizi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kegiatan ini dihadiri oleh Koordinator Regional (Kareg) BGN Provinsi Gorontalo Zulkifli Taluhumala, Wakil Koordinator Regional (Wakareg) BGN Provinsi Gorontalo Siti Amalia Gumohung, para Koordinator Wilayah (Korwil), SPPI, serta seluruh peserta yang terdiri dari Akuntan dan Ahli Gizi SPPG se-Provinsi Gorontalo.

FGD dilaksanakan selama dua hari dengan pembagian peserta berdasarkan bidang tugas. Pada hari pertama, Rabu (1/7/2026), kegiatan diikuti oleh seluruh Akuntan SPPG se-Provinsi Gorontalo dan berlangsung di Roemah Marly Gorontalo, Diskusi difokuskan pada transparansi laporan keuangan, penguatan sistem akuntabilitas, serta strategi pengelolaan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta upaya memperkuat ekonomi lokal melalui pengelolaan dana yang berputar di masyarakat.

Sementara itu, hari kedua, Kamis (2/7/2026), FGD diikuti oleh seluruh Ahli Gizi SPPG se-Provinsi Gorontalo yang bertempat di Manna Bakery & Cafe Gorontalo. Agenda utama membahas standar pelayanan gizi, inovasi menu bergizi, serta peran dapur SPPG sebagai pusat layanan gizi. Diskusi juga menekankan pentingnya pemanfaatan bahan pangan lokal agar layanan gizi lebih berkesinambungan, sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.

Kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi, menyamakan persepsi, serta membahas berbagai tantangan dan solusi dalam pelaksanaan tugas di masing-masing bidang. Melalui diskusi yang interaktif, peserta juga berbagi pengalaman, praktik baik, serta menyusun langkah-langkah strategis guna meningkatkan efektivitas operasional SPPG di seluruh wilayah Provinsi Gorontalo.

Dalam sambutannya, Koordinator Regional BGN Provinsi Gorontalo, Zulkifli Taluhumala, menegaskan bahwa kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya ditentukan oleh tersedianya makanan bergizi, tetapi juga oleh sistem pengelolaan yang profesional, transparan, dan akuntabel.

"Akuntan dan Ahli Gizi memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis. Akuntan bertanggung jawab memastikan pengelolaan keuangan berjalan tertib, transparan, dan akuntabel, sedangkan Ahli Gizi memastikan setiap menu yang disajikan memenuhi standar gizi yang telah ditetapkan. Melalui FGD ini, kami berharap terbangun kesamaan pemahaman, peningkatan kompetensi, serta kolaborasi yang semakin kuat demi menghadirkan pelayanan terbaik bagi Masyarakat." ujar Zulkifli Taluhumala.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk terus meningkatkan profesionalisme serta menjadikan forum ini sebagai ruang evaluasi dan inovasi dalam mendukung percepatan pelaksanaan Program MBG di Provinsi Gorontalo.

Sementara itu, Wakil Koordinator Regional BGN Provinsi Gorontalo, Siti Amalia Gumohung, menyampaikan bahwa FGD merupakan momentum penting untuk memperkuat sinergi lintas fungsi di lingkungan SPPG.

"Keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis merupakan hasil kerja bersama. Oleh karena itu, komunikasi yang baik, koordinasi yang solid, dan komitmen untuk terus belajar menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas layanan. Kami berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan hasil diskusi ini di SPPG masing-masing sehingga pelayanan kepada para penerima manfaat semakin optimal, Peran akuntan dan ahli gizi sama pentingnya. Akuntan menjaga kepercayaan publik melalui laporan yang transparan, sementara ahli gizi memastikan kualitas layanan yang langsung dirasakan masyarakat. Melalui FGD ini, kita membangun komitmen bersama untuk menghadirkan layanan gizi yang berkelanjutan dan responsif terhadap kebutuhan daerah." tutur Siti Amalia Gumohung.

Selain membahas aspek teknis sesuai bidang masing-masing, FGD juga menjadi sarana evaluasi terhadap pelaksanaan program di lapangan, penyamaan standar operasional, serta penguatan koordinasi antara BGN Regional Gorontalo dengan seluruh SPPG yang tersebar di kabupaten dan kota.

Melalui penyelenggaraan Focus Group Discussion ini, BGN Regional Gorontalo menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, memperkuat tata kelola organisasi, serta memastikan Program Makan Bergizi Gratis di Provinsi Gorontalo berjalan secara efektif, akuntabel, dan berkelanjutan dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.