BGN Regional Gorontalo Bergerak Cepat Bantu Korban Banjir di Gorontalo Utara, SPPG Dialihfungsikan Jadi Dapur Umum Darurat

BGN Regional Gorontalo Bergerak Cepat Bantu Korban Banjir di Gorontalo Utara, SPPG Dialihfungsikan Jadi Dapur Umum Darurat

Gorontalo Utara – Banjir yang menerjang Kecamatan Biau, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo mendapat perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Provinsi Gorontalo. Bencana yang terjadi pada Selasa (26/5/2026) tersebut dipicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Biau sejak pukul 15.30 hingga 17.20 Wita.

Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD Provinsi Gorontalo, ketinggian air di sejumlah permukiman warga mencapai sekitar 100 hingga 250 sentimeter. Data sementara BPBD mencatat sedikitnya lima desa terdampak banjir, yakni Desa Bualo sebanyak 132 kepala keluarga, Desa Didingga 115 kepala keluarga, Desa Biau 122 kepala keluarga, Desa Omuto 85 kepala keluarga, dan Desa Luhuto 75 kepala keluarga. Ratusan rumah warga turut terdampak akibat luapan air yang merendam kawasan permukiman.

Merespons kondisi tersebut, Badan Gizi Nasional Regional Provinsi Gorontalo bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir, terlebih bencana ini terjadi bertepatan dengan momentum Hari Raya Idul Adha yang membuat kondisi masyarakat semakin memprihatinkan.

Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu turun langsung meninjau lokasi banjir sekaligus membagikan makanan dan kebutuhan pokok kepada warga terdampak. Bantuan makanan tersebut disuplai oleh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di sekitar lokasi bencana.

Hingga saat ini, tercatat tiga SPPG yang aktif menyalurkan bantuan, yakni SPPG Windu Biau Yayasan Rumah Inovasi Madani, SPPG Talango Anggrek dan SPPG Popalo Anggrek Yayasan Denia Ghaniyah Berkah. Ketiga dapur tersebut menjadi titik utama penyediaan makanan siap saji dan kebutuhan pokok karena lokasinya yang berdekatan langsung dengan wilayah terdampak banjir. Selain itu, sejumlah SPPG lainnya juga akan menyusul memberikan bantuan kepada masyarakat.

Tidak hanya bantuan logistik dan makanan, Badan Gizi Nasional Regional Gorontalo juga menyerahkan bantuan tunai senilai Rp21 juta yang berasal dari kontribusi Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), mitra, serta yayasan SPPG Gorontalo. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Bupati Gorontalo Utara untuk selanjutnya digunakan membantu masyarakat terdampak banjir.

Koordinator Regional BGN Provinsi Gorontalo, Zulkifli Taluhumala mengatakan bahwa fasilitas dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak hanya berfungsi menyediakan dan menyalurkan makanan bergizi kepada para penerima manfaat seperti siswa sekolah, balita, ibu hamil, dan kelompok sasaran lainnya, namun juga memiliki fungsi ganda sebagai dapur umum darurat saat terjadi bencana.

“Ketika terjadi bencana alam, dapur MBG dapat segera dialihfungsikan untuk mendistribusikan makanan siap saji yang higienis dan bernutrisi bagi para pengungsi tanpa perlu membangun fasilitas baru. Kami berharap kehadiran SPPG dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana,” ujar Zulkifli.

BGN Regional Gorontalo memastikan koordinasi bersama pemerintah daerah, BPBD, serta seluruh mitra SPPG terus dilakukan guna mempercepat penyaluran bantuan dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir dapat terpenuhi dengan baik.