Kabupaten
Gorontalo – Pemerintah Kabupaten Gorontalo melalui Dinas Kesehatan menggelar
Rapat Koordinasi sekaligus Sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit
yang terintegrasi dengan Program Makan Bergizi (MBG) Tahun 2026. Agenda ini
berlangsung di Ballroom Hotel Amaris, Kota Gorontalo, Senin (15/06/2026).
Kegiatan
sehari penuh tersebut diikuti kurang lebih 150 peserta dari berbagai unsur dan
pemangku kepentingan. Hadir di antaranya Wakil Bupati Gorontalo, Koordinator
Regional BGN Provinsi Gorontalo, pimpinan serta anggota DPRD Kabupaten
Gorontalo, Sekda Kabupaten Gorontalo, Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo,
Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Gorontalo, Dinas Lingkungan Hidup & SDA
Kabupaten Gorontalo, KPPG SultGo, Satgas MBG Kabupaten Gorontalo, Koordinator
Wilayah BGN Kabupaten Gorontalo,jajaran Yayasan Mitra Penyelenggara SPPG,
Kepala SPPG se-Kabupaten Gorontalo, petugas sanitasi puskesmas, hingga Tim HFI
Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo.
Acara
dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Gorontalo, H. Tonny S. Junus. Dalam
sambutannya, ia menekankan perlunya sinergi lintas sektor untuk menciptakan
masyarakat yang sehat dan produktif. Menurutnya, keberhasilan program kesehatan
tidak bisa dilepaskan dari dukungan semua pihak, baik pemerintah, tenaga medis,
maupun masyarakat.
“Forum
ini menjadi sarana membangun kesamaan pandangan, memperkuat koordinasi, serta
merumuskan strategi bersama demi mendukung program kesehatan prioritas
pemerintah,” ujar Tonny.
Sementara
itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Ismail T. Akase, menyampaikan
apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan
kesehatan daerah. Ia menilai rapat koordinasi ini penting untuk mempererat
kerja sama antarinstansi sekaligus menyusun langkah terpadu dalam pencegahan
dan pengendalian penyakit yang selaras dengan pelaksanaan Program Makan
Bergizi.
Ismail
menegaskan, Program Makan Bergizi merupakan program strategis nasional yang
bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi,
khususnya bagi peserta didik, ibu hamil, dan kelompok rentan.
“Program
ini tidak hanya menyediakan asupan gizi sehat dan seimbang, tetapi juga menjadi
instrumen percepatan penurunan stunting, peningkatan mutu pendidikan, serta
penguatan ekonomi lokal melalui keterlibatan petani, peternak, dan UMKM pangan
daerah,” jelasnya.
Melalui
kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Gorontalo berharap komitmen, kolaborasi, dan
tanggung jawab bersama semakin diperkuat demi keberhasilan program kesehatan
dan MBG. Selain itu, rapat koordinasi ini juga diharapkan memastikan kesiapan
seluruh unsur pelaksana dalam menjalankan program secara aman, efektif, dan
berkelanjutan, sekaligus memperkuat upaya pencegahan penyakit untuk
meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
BGN
Regional Provinsi Gorontalo menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah
strategis memperkuat pengawasan keamanan pangan siap saji dalam Program MBG,
serta mendorong percepatan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Dengan sinergi lintas sektor, keberlanjutan Program Makan Bergizi diharapkan
dapat terjaga secara optimal, mendukung ketahanan pangan daerah, pemberdayaan
ekonomi lokal, serta pembangunan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan
berdaya saing.











Komentar
Tuliskan Komentar Anda!