Kabupaten
Gorontalo — Menyikapi informasi yang beredar terkait dugaan keracunan makanan
pada siswa SDN 11 Telaga Biru, pihak SPPG Gorontalo Telaga Biru Tuladenggi
memberikan klarifikasi bahwa hingga saat ini penyebab pasti kejadian tersebut
masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut.
Pada
Kamis (21/5/2026) sekitar pukul 09.50 WITA, pihak sekolah menghubungi Kepala
SPPG setelah beberapa siswa mengeluhkan kondisi seperti pusing, muntah, dan
sakit perut. Menanggapi hal tersebut, pihak SPPG langsung berkoordinasi dengan
sekolah dan Puskesmas Telaga Biru untuk memastikan para siswa segera
mendapatkan penanganan medis.
Hingga
pukul 10.45 WITA, tercatat sebanyak 23 siswa datang ke Puskesmas Telaga Biru
dengan keluhan yang sama dan langsung mendapatkan pemeriksaan serta penanganan
dari tenaga kesehatan.
Sebagai
langkah antisipasi, pihak SPPG langsung menghentikan sementara distribusi
makanan ke sekolah-sekolah lain sambil menunggu hasil observasi dan pemeriksaan
lebih lanjut. Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan dan kenyamanan
seluruh penerima manfaat.
Terkait
dugaan penyebab kejadian, saat ini belum dapat disimpulkan secara pasti. Dugaan
sementara masih dalam tahap pendalaman dan pihak terkait masih menunggu hasil
pemeriksaan laboratorium kesehatan serta hasil uji dari BPOM.
Setelah
pemeriksaan di puskesmas selesai, tim dari SPPG Tuladenggi bersama aparat,
petugas puskesmas, Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, pemerintah daerah, dan
sejumlah media turut melakukan pengecekan langsung ke lokasi SPPG. Beberapa
pihak juga ikut mencicipi makanan yang didistribusikan sebagai bagian dari
proses pemeriksaan di lapangan.
Pihak
SPPG mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi ataupun menyebarkan
informasi yang belum dipastikan kebenarannya sebelum hasil resmi dari
pemeriksaan laboratorium dan BPOM keluar.









Komentar
Tuliskan Komentar Anda!