Bone Bolango – Dalam upaya memperkuat kesiapan operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pasca masa libur sekolah, Yayasan Naluri Nusantara Gemilang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bone Bolango menyelenggarakan Penyegaran Pelatihan Keamanan Pangan bagi Penjamah Pangan, Jumat (10/7/2026), bertempat di Gedung BPU Kabila, Kabupaten Bone Bolango.
Pelatihan ini diikuti oleh para relawan penjamah pangan dari SPPG Bongoime Tilongkabila dan SPPG Huangobotu Kabila Bone. Kegiatan bertujuan memperbarui pengetahuan dan keterampilan peserta mengenai penerapan higiene dan sanitasi, keamanan pangan, pencegahan kontaminasi, serta pelaksanaan standar operasional dalam proses pengolahan hingga penyajian makanan bergizi bagi para penerima manfaat Program MBG.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bone Bolango, Meyrin Kadir, yang menyampaikan apresiasi atas komitmen Yayasan Naluri Nusantara Gemilang dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan keamanan pangan.
"Kami mengapresiasi Yayasan Naluri Nusantara Gemilang yang kembali melaksanakan pelatihan keamanan pangan ini untuk kedua kalinya. Kegiatan ini menjadi penyegaran yang sangat penting bagi para penjamah pangan setelah masa libur sekolah, sehingga mereka semakin siap menjalankan tugas ketika pelayanan Program Makan Bergizi Gratis kembali dimulai pada 14 Juli 2026. Harapan kami, standar keamanan pangan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap proses penyediaan makanan," ujar Meyrin Kadir.
Sementara itu, mewakili Yayasan Naluri Nusantara Gemilang, Ria Rizky M. Ibrahim menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen yayasan untuk memastikan seluruh relawan SPPG kembali siap bekerja sesuai standar keamanan pangan yang telah ditetapkan.
"Pelatihan ini merupakan kegiatan penyegaran yang kami laksanakan untuk kedua kalinya. Tujuannya adalah memperkuat kembali pengetahuan dan keterampilan seluruh penjamah pangan setelah masa libur sekolah, sehingga saat operasional kembali dimulai pada 14 Juli 2026, seluruh relawan telah siap menjalankan tugas sesuai standar keamanan pangan yang berlaku. Kami ingin memastikan setiap makanan yang disajikan kepada para penerima manfaat diproses secara higienis, aman, dan berkualitas," jelas Ria Rizky M. Ibrahim.
Melalui kegiatan ini, para relawan diharapkan semakin memahami pentingnya penerapan keamanan pangan sebagai fondasi utama dalam penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis. Penerapan prosedur yang tepat sejak penerimaan bahan pangan, proses pengolahan, hingga pendistribusian makanan menjadi langkah penting untuk menjaga mutu dan keamanan makanan yang diterima masyarakat.
Kolaborasi antara Yayasan Naluri Nusantara Gemilang dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bone Bolango diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan SPPG. Sinergi tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang aman, sehat, berkualitas, dan berkelanjutan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh penerima manfaat.










Komentar
Tuliskan Komentar Anda!