KPPG Gorontalo Lakukan Evaluasi SPPG Wumialo 3, Sejumlah Langkah Perbaikan Disiapkan Terkait Keluhan Bau Drainase

KPPG Gorontalo Lakukan Evaluasi SPPG Wumialo 3, Sejumlah Langkah Perbaikan Disiapkan Terkait Keluhan Bau Drainase

KOTA GORONTALO – Menindaklanjuti pemberitaan mengenai dugaan kelalaian pengelolaan limbah Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Tengah Wumialo 3, Tim KPPG Tingkat I Provinsi Gorontalo melakukan peninjauan dan evaluasi langsung pada Jumat (30/10/2026).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus memperoleh gambaran secara menyeluruh terkait keluhan bau pada saluran drainase yang berada di sekitar SPPG dan Cafe Level Hub, Kelurahan Wumialo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo.

Berdasarkan hasil penelusuran dan keterangan pihak SPPG, persoalan tersebut sebenarnya telah ditangani sejak September 2026. Saat menerima laporan awal pada 18 September, pihak SPPG langsung berkoordinasi dengan pemerintah Kelurahan Wumialo untuk mencari solusi atas kondisi saluran drainase yang mengalami kekeringan dan menimbulkan endapan.

Dalam penanganan awal, pihak kelurahan turut melakukan peninjauan terhadap kondisi saluran dan berupaya berkoordinasi dengan pihak pengelola Bendungan Bone Bolango agar aliran air dapat kembali mengisi drainase tersebut.

Tidak berhenti sampai di situ, pada 23 September 2026, Yayasan Berkah Mandiri Gorontalo selaku mitra penyelenggara SPPG juga mendatangkan pihak PDAM Muara Tirta Kota Gorontalo untuk membantu mengalirkan air dan membersihkan saluran drainase di sekitar Cafe Level Hub. Dalam kegiatan tersebut, pihak SPPG turut membantu proses pembersihan hingga aliran air kembali berjalan.

Setelah penanganan tersebut, berdasarkan keterangan pihak SPPG, tidak terdapat lagi keluhan dari pihak Cafe Level Hub hingga persoalan serupa kembali disampaikan pada 28 Oktober 2026.

Menanggapi laporan terbaru tersebut, Kepala SPPG Kota Tengah Wumialo 3 kembali berkoordinasi dengan pihak yayasan untuk menindaklanjuti keluhan yang disampaikan. Upaya penanganan kembali dilakukan dengan melibatkan PDAM Muara Tirta Kota Gorontalo untuk membantu membersihkan dan mengalirkan air pada saluran drainase yang dikeluhkan.

Pihak SPPG juga menyampaikan bahwa selama proses penanganan, mereka telah berupaya menjaga komunikasi dan menghindari terjadinya perselisihan dengan pihak yang menyampaikan keluhan. Namun, dalam perkembangannya, komunikasi antara kedua pihak sempat mengalami ketegangan. Pihak SPPG menyayangkan adanya komunikasi yang dinilai kurang kondusif dan telah memasuki ranah pribadi Kepala SPPG.

Meski demikian, pihak SPPG bersama yayasan menegaskan bahwa persoalan tersebut tetap menjadi perhatian dan tidak akan mengurangi komitmen mereka untuk menyelesaikan permasalahan melalui koordinasi dengan pihak-pihak yang berwenang.

Dalam peninjauan pada Jumat (30/10/2026), Tim KPPG Tingkat I Provinsi Gorontalo bersama Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Dinas Kesehatan Kota Gorontalo, Dinas Lingkungan Hidup, Pemerintah Kelurahan Wumialo, serta Babinsa turut melakukan koordinasi dan pembahasan terkait langkah perbaikan yang perlu segera dilaksanakan.

Dari hasil evaluasi tersebut, disepakati beberapa langkah tindak lanjut sebagai upaya pencegahan agar persoalan serupa tidak kembali terjadi.

Pertama, pihak Yayasan Berkah Mandiri Gorontalo akan melakukan pengadaan dan pemasangan pipa saluran pembuangan IPAL. Pemasangan ini dimaksudkan agar aliran buangan IPAL dapat melewati titik drainase yang selama ini mengalami pengendapan, sehingga tidak lagi menumpuk pada saluran yang dikeluhkan warga.

Kedua, pihak yayasan akan melakukan pengadaan pagar pembatas di sekitar kawasan SPPG. Langkah ini bertujuan untuk menjaga batas area operasional, menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, serta mencegah terjadinya gesekan atau kesalahpahaman akibat aktivitas pihak luar yang memasuki kawasan SPPG tanpa koordinasi terlebih dahulu.

Ketiga, pihak SPPG dan yayasan juga menjadwalkan pengurasan serta pembersihan IPAL dengan mendatangkan jasa penyedotan tinja pada Sabtu (31/10/2026), bertepatan dengan hari tidak adanya kegiatan distribusi MBG. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari pemeliharaan instalasi agar pengelolaan limbah dapat berjalan lebih optimal.

Evaluasi ini menjadi bagian dari upaya KPPG Tingkat I Provinsi Gorontalo dalam memastikan setiap SPPG menjalankan operasional sesuai ketentuan, termasuk memperhatikan kebersihan lingkungan dan pengelolaan limbah.

KPPG juga menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi yang baik antara pengelola SPPG, masyarakat sekitar, serta seluruh pihak terkait. Setiap keluhan yang disampaikan masyarakat perlu ditindaklanjuti secara terbuka dan proporsional, sementara penyelesaiannya diharapkan dapat dilakukan melalui komunikasi yang baik tanpa menimbulkan konflik antarpihak.

Melalui peninjauan dan evaluasi ini, diharapkan langkah-langkah perbaikan yang telah disepakati dapat segera direalisasikan sehingga aktivitas SPPG Wumialo 3 dapat berjalan dengan baik, lingkungan sekitar tetap terjaga, dan kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis terus terpelihara.

Berikut video  KPPG TK I Provinsi Gorontalo melakukan Monitoring dan Evaluasi pada SPPG Wumialo 3 :
https://youtube.com/shorts/DcRWLMCBl-A?si=XvQMpW0RKSAABkTm